Oleh, Rhisa Hakimah

Ilmu dan Teknologi Pangan

 

Di era yang serba modern ini, aktivitas manusia dituntut serba cepat. Hal ini berpengaruh pada pola hidup yang juga instan. Tak jarang banyak orang mengambil jalan pintas dalam memilih makanan cepat saji yang sudah jelas tak perlu membutuhkan banyak waktu untuk dikonsumsi. Tapi, di balik kemudahannya itu junk food menyimpan dampak buruk bagi kesehatan.

Junk Food disebut makanan instan atau makanan cepat saji yang kini telah berkembang pesat di seluruh dunia. Makanan cepat saji selain tidak membutuhkan banyak waktu juga mudah ditemukan dimana saja. Tak hanya itu, makanan cepat saji juga memiliki cita rasa yang lezat dan harganya terjangkau.

Makanan cepat saji sudah lama mengundang kontroversi di negara kita karena terungkapnya beberapa dampak buruk. Dampak buruk itu disebabkan oleh kandungan zat-zat berbahaya di dalam makanan instan seperti lilin yang ada pada mie instan. Tak berhenti disitu, nyatanya di dalam makanan cepat saji terkandung bahan pengawet dan penyedap yang kini disebut micin.

Fenomena kata micin kini mendadak kerap digunakan oleh para remaja hingga dewasa bila seseorang mengalami hal-hal yang kurang normal. Maksud dari hal kurang normal itu seperti seseorang yang telat berpikir, lama menjawab bila diajak bicara dan lain sebagainya. Tak dielakkan lagi, makanan cepat saji memang mengandung zat berbahaya seperti yang telah diungkapkan di atas.

Sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa keseringan mengkonsumsi makanan cepat saji memang tidak berdampak secara langsung ke tubuh. Namun, makanan-makanan cepat saji yang dikonsumsi akan tertimbun di dalam tubuh yang kemudian hari menjadi penyebab penyakit mematikan seperti kanker. Tak hanya kanker, penyakit berbahaya juga mengintai misalnya stroke, usus buntu, diabetes, hipertensi, obesitas, penyakit ginjal dan masih banyak lagi penyakit-penyakit yang di sebabkan dari makanan junk food tersebut.

Maka bila Anda termasuk ke dalam orang yang hobi mengkonsumsi makanan cepat saji, kurangilah hal itu dan mulai sayangi tubuh dan diri Anda sendiri. Perlu diketahui bahwa salah satu kandungan di dalam makanan instan yaitu lilin yang sulit dicerna oleh tubuh. Lilin itu menghancurkan prinsip kerja sistem pencernaan tubuh sehingga makanan yang mengandung lilin akan dicerna dengan waktu minimal dua hari.

Dampak buruk junk food memang terlihat menyeramkan. Untuk mengantisipasi itu semua ada baiknya jika anda mengontrol konsumsi junk food tiap harinya. Anda bisa membatasi hanya makan sekali atau dua kali dalam sebulan untuk jenis junk food. Selain itu Anda juga dapat mengimbanginya dengan makan lebih banyak sayuran sehat, minum air putih, dan rajin berolahraga. Kesehatan adalah investasi masa depan, jadi jangan ragu untuk melakukan apapun.

singlepost-ic By himitepang singlepost-ic Category: Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *