KEAMANAN JAJANAN ANAK SEKOLAH


Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah

KEAMANAN PANGAN

Pangan Jajanan anak Sekolah

Pangan jajanan anak sekolah adalah makanan atau minuman siap saji yang diperjualbelikan di lingkungan sekolah yang menjadi konsumsi sehari-hari anak sekolah. Pangan jajanan umumnya dijual untuk langsung dikonsumsi tanpa proses penanganan atau pengolahan lebih lanjut. Pangan jajanan anak sekolah umumnya dapat dikelompokkan menjadi beberapa kategori, yaitu makanan utama (nasi goreng, mie bakso, mie ayam, dsb.), penganan atau kue-kue (seperti tahu goreng, cilok, cibay, dsb.) dan minuman (es campur, es goyang, sirup, dsb.)

Anak sekolah cenderung memiliki kebiasaan jajan yang tinggi sehingga kondisi jajanan yang aman perlu diperhatikan agar tidak menyebabkan gangguan kesehatan bagi anak. Secara garis besar, bahaya yang terdapat pada pangan digolongkan dalam tiga jenis, yaitu bahaya fisik, kimia, dan mikrobiologi. Bahaya tersebut dapat terjdai apabila higienitas dan sanitasi tidak kita lakukan dengan baik.

Higienitas dan Sanitasi

Higienitas dan sanitasi merupakan dua istilah yang berbeda namun saling berkaitan satu sama lain. Secara sederhana, higienitas adalah kebersihan individu atau orang itu sendiri sedangkan sanitasi adalah kebersihan lingkungannya. Selama proses pengolahan bahan pangan, higienitas dan sanitasi harus selalu diperhatikan untuk menjaga kualitas produk yang dihasilkan. Kualitas ini yang nantinya akan mempengaruhi keamanan produk pangan tersebut.

Bahaya Fisik

Bahaya fisik yang dapat terjadi dari jajanan anak sekolah, yaitu apabila jajanan dijual di tempat terbuka dan tidak disimpan dalam wadah tertutup sehingga kotoran seperti pasir, debu dapat mudah masuk kedalam jajanan. Bahaya kimia yang dapat terjadi dari jajanan anak sekolah, yaitu penggunaan bahan tambahan pangan (BTP) yang melebihi batas yang diijinkan, dan penyalahgunaan pemakaian bahan kimia berbahaya. Sedangkan bahaya mikrobiologi dapat disebabkan oleh virus, parasit, kapang, khamir, toksin dan bakteri.

Berikut ini ada beberapa kunci agar jajanan yang dikonsumsi tidak menyebabkan gangguan bagi kesehatan, yaitu kenali pangan yang aman, beli pangan yang aman, baca label dengan seksama, jaga kebersihan dan catat apa yang ditemui.

DUDI DAMARA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *