Kesadaran Masyarakat Tentang gizi


Membangun Kesadaran Gizi Masyarakat

Kesadaran Gizi

            Indonesia adalah salah satu negara berkembang di dunia yang terletak di Asia Tenggara. Dengan wilayah yang berbentuk kepulauan, menyebabkan kurang meratanya pembangunan serta perkembangan di beberapa wilayah di Indonesia. Terlebih lagi wilayah yang berada di bagian timur Indonesia. Hal tersebut juga mempengaruhi terpenuhi atau tidaknya gizi bagi masyarakat di beberapa wilayah Indonesia. Bahkan, di Pulau Jawa yang notabene adalah pusat dari pemerintahan Indonesia pun tak luput dari masalah ini. Contoh lain penyebab kurang terpenuhinya gizi masyarakat ialah karena penduduk Indonesia yang cenderung menikmati makanan enak yang tinggi garam, gula, dan lemak. Tetapi kurang akan serat dan vitamin dari sayur dan buah. Dari data pengamatan tahun 2014 s.d. 2016 menyebutkan, kekurangan gizi menurut indeks berat badan per usia, angkanya mencapai 17%. Padahal ambang batas angka kekurangan gizi WHO itu 10%. Sedangkan kategori kedua adalah kekurangan gizi berdasarkan indeks tinggi badan per usia. Dalam kategori ini, angka kekurangan gizi masih 27,5%. Kemudian, dalam kategori kekurangan gizi yang terakhir adalah indeks berdasarkan berat badan per tinggi badan. Berdasarkan kategori ini, angka kekurangan gizi mencapai 11%, yang terdiri dari kurus dan sangat kurus. Sedangkan, ambang batas WHO adalah 5%.

            Pada tahun 2017, angka gizi buruk menurun sebesar 27,5% seperti yang disebutkan oleh Mentri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK). Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia menjadi lebih baik dari tahun ke tahun. Mengacu pada buku saku pembatasan konsumsi gula, garam, dan lemak yang diterbitkan Kementerian Kesehatan disebutkan bahwa konsumsi garam yang dianjurkan per orang per hari adalah 5 gram (setara dengan 1 sendok teh), konsumsi gula 50 gram (4 sendok makan), dan konsumsi lemak 78 gram (1,5-3 sendok makan). Berarti, Indonesia telah menerapkan hal tersebut pada lebih banyak penduduknya dibanding tahun sebelumnya.

Kesadaran Akan Tercukupinya Gizi

            Kesadaran akan tercukupinya gizi masyarakat harus terus ditingkatkan. Hal ini ditekankan agar menciptakan generasi-generasi penerus bangsa yang lebih sehat dan mencapai titik maksimal saat masa produktif. Dengan begitu maka Indonesia mampu bersaing di kancah Internasional dan unggul dari negara lainnya. Beberapa metode yang dapat diterapkan guna meningkatkan kesadaran gizi masyarakat, antara lain :

  • Membangun kesadaran diri akan kebutuhan gizi untuk diri sendiri dan keluarga.
  • Melakukan penyuluhan mengenai kebutuhan gizi masyarakat.
  • Melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat mendukung kesadaran akan pentingnya kebutuhan gizi masyarakat.
  • Memberikan bantuan kepada masyarakat yang mengalami gizi buruk di sebagian wilayah Indonesia.
  • Melakukan pemerataan pembangunan dan perkembangan pada wilayah-wilayah yang tertinggal.

Dari serangkaian pemaparan di atas, kesadaran gizi masyarakat merupakan salah satu aspek yang penting demi perkembangan sebuah negara. Lebih baik mencegah daripada mengobati. Maka dari itu lebih baik juga kita menjaga kesehatan diri agar dapat memaksimalkan potensi diri guna memajukan Indonesia.

Oleh: WIdi Lestari